Translate

Tampilkan postingan dengan label Zoom G3X. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zoom G3X. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Juli 2016

Battery operated guitar pedal (Part 2)


Melanjutkan pembahasan kita bulan lalu tentang pedal gitar yang mobile, maka pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang power supply yang saya gunakan.

Senin, 20 Juni 2016

Battery operated guitar pedal (Part 1)

Berbagai merek power supply untuk pedal efek gitar (gambar dari premiereguitar.com)
Gitar listrik tidak dapat terpisahkan dari efek gitar atau pedal efek. Umumnya pedal efek gitar mendapatkan dayanya dari adaptor listrik atau baterei alkaline. Bila pedal efek yang dipakai menjadi banyak, biasanya gitaris menata pedalnya di atas sebuah pedalboard dan mengganti adaptor-adaptor listrik bawaan pedal efek tersebut dengan sebuah power supply khusus yang dapat mencatu semua pedal sekaligus, membuat penataan pedalboard menjadi ringkas dan rapi. Hal ini dimungkinkan karena 90 persen pedal efek yang ada menggunakan colokan barrel 5,5x2,1mm tegangan DC 9Volt dan membutuhkan arus yang cukup kecil. Kalaupun ada pedal yang membutuhkan tegangan atau colokan yang berbeda, biasanya power supply tersebut juga sudah menyiapkan tegangan dan colokan yang sesuai.

Minggu, 19 Juli 2015

Efek Slicer pada Zoom G3X

Apa itu Slicer?


Sejauh yang penulis ketahui, efek slicer sudah ada pada Boss GT-3 dan Boss membuat stompbox khusus SL-20.

Slicer menginterupsi (memotong) suara gitar yang sedang Anda mainkan layaknya efek tremolo, namun slicer tidak hanya menginterupsi dengan pola on off seperti tremolo, tetapi juga terdapat beberapa pola yang berbeda seperti yang akan saya jelaskan berikut ini.

Kamis, 25 Desember 2014

MetalWorld


MT-2 Metal Zone™ adalah salah satu pedal buatan Boss yang paling populer sejak diperkenalkan pada tahun 1991. Menurut Boss, stompbox ini menghasilkan nada distorsi yang paling top dan paling gila sedunia—dengan mid dan low yang tebal dan suara ultra-jenuh yang disukai para gitaris metal (termasuk gitaris Dangdut). Beberapa fiturnya sebagai berikut:
  • Suara distorsi yang luar biasa dengan keunikan rangkaian penguatan dua lapis.
  • Menghasilkan sustain yang panjang dengan mid dan low yang berat
  • Ekualiser tiga band dengan kontrol mid yang semi-parametric
Ingin mencoba bermain-main dengan MT-2 Metal Zone™, maka saya keluarkan kotak perkakas serbaguna, Zoom G3X. Di dalamnya saya temukan MetalWRLD, efek yang mensimulasi Boss MT-2 Metal Zone™ minus ekualiser tiga bandnya.

Senin, 06 Oktober 2014

Mari Mengenal Ekualiser pada Zoom G3X

Ekualiser, (biasa disingkat EQ), adalah tapis atau filter yang digunakan untuk mengatur level atau volume frekuensi tertentu dari sinyal audio. EQ yang paling sederhana sering kita jumpai dalam bentuk pengatur nada bass dan trebel atau biasa disebut dengan tone control, yang memungkinkan kita untuk mengatur warna suara mulai dari sound system mobil sampai gitar listrik.

Untuk memudahkan kita mengatur warna suara gitar kita, maka Zoom G3X menyediakan dua macam EQ, yakni:
  1. GraphicEQ atau Graphic Equalizer
  2. ParaEQ atau Parametric Equalizer

Senin, 01 September 2014

"Noise" Dilarang Lewat!

Noise, dengung, atau bunyi bising yang tidak dikehendaki sering menyertai sinyal gitar listrik, terutama yang menggunakan pickup single coil, hal ini bisa sangat mengganggu apalagi bila telah melewati efek booster atau overdrive yang ikut menguatkan noise tersebut. Jauhi perangkat elektronik yang dapat memancarkan gelombang radio yang dapat ditangkap oleh gitar Anda, atau posisikan gitar agar noise yang tertangkap seminim mungkin. Namun bila tetap saja ada noise yang tidak dapat dihilangkan, maka cara terakhir adalah dengan menggunakan noise gate atau noise suppressor.
Dalam unit Zoom G3X kita diberi tiga pilihan unit penekan noise, yakni:
  1. ZNR (Zoom Noise Reduction)
  2. NoiseGate, dan
  3. DirtyGate


Minggu, 17 Agustus 2014

Zoom G3X Amp Modeling (Part 2: Patch Setting dan Global Output Setting)


Pada bagian pertama kita telah mengenal berbagai merek ampli butik maupun klasik yang menjadi obyek simulasi dari Zoom G3X.
Keuntungan utama menggunakan amp modeller adalah tersedianya segudang ampli terkenal dalam perlengkapan kita, tanpa kita harus memilikinya (membelinya) secara langsung. Selain itu kita dapat menukar-tukar ampli yang dikehendaki dalam sekejap, dan dengan satu set tombol kontrol yang konsisten maka kita dapat mengatur-atur atau mencari tone yang kita kehendaki dengan mudah tanpa harus membaca buku petunjuk yang berbeda-beda dan kadang membosankan dari masing-masing ampli yang disimulasikan tersebut.

Dari Keduapuluhdua efek simulasi ampli yang ada pada Zoom G3X, semuanya memiliki satu set parameter yang sama, yakni:

Rabu, 09 Juli 2014

Zoom G3X Amp Modeling (Part 1: Merek ampli yang dipilih Zoom)

Sebelum tahun 1970, umumnya ampli gitar menggunakan komponen aktif penguat elektronik berupa tabung hampa (vacuum tube atau valve) karena komponen transistor waktu itu belum lazim dan mungkin masih sulit diproduksi. Karakteristik elektronika tabung hampa berbeda dengan transistor, dimana ampli tabung menghasilkan karakter suara yang menurut para gitaris lebih bagus daripada ampli yang menggunakan transistor, terutama bila diumpan dengan sinyal yang mendekati kemampuan maksimalnya (overdrive). Namun tabung hampa memiliki banyak kekurangan dibanding transistor, antara lain membutuhkan daya yang besar, mudah rusak/tidak tahan lama, ukuran fisik yang jauh lebih besar dari transistor, dan kini dengan kemajuan teknologi, transistor menjadi jauh lebih murah daripada tabung hampa.

Amp modeling atau amp simulation adalah suatu proses mensimulasi secara digital karakter suara suatu ampli gitar, terutama ampli gitar tabung yang sudah terkenal dan populer serta kebanyakan merupakan ampli butik yang sangat mahal.

G3X memberikan pilihan simulasi 22 model ampli gitar tabung terbaik di dunia. Menurut Zoom, ke-duapuluhdua model ampli tersebut sangat realistik seperti aslinya termasuk simulasi model kabinet speakernya. Sehingga karakter suara ampli yang disimulasi dapat sesuai dengan ciri fisik speakernya, seperti: jenis dan jumlah speaker serta material kabinet (kotak) speaker yang digunakan, dengan mengubah kombinasi antara ampli dengan kabinet speaker, kita bisa menciptakan karakter suara ampli yang unik.

Untuk mendapatkan karakter suara ampli yang dikehendaki, Zoom G3X mengubah sinyal analog gitar menjadi sinyal digital, lalu menggunakan DSP (pemroses sinyal digital), dalam hal ini mikroprosesor ZFX-IV, untuk mengolah sinyal tersebut sesuai dengan algoritma yang Zoom sebut dengan "sigmoid curve clipper".

Karena karakter suara yang di-emulasi adalah karakter ampli yang didrive keras (di mana umumnya ampli menghasilkan suara terbaiknya), gitaris dapat bermain gitar tanpa harus memutar volumenya keras-keras untuk mendapatkan sound yang diinginkan. Keluaran dari amp modeller ini dapat langsung dihubungkan ke peralatan rekaman atau sound system panggung tanpa harus lewat penguat akhir, speaker, dan microphone.

Ada 14 merek ampli gitar yang diemulasi oleh Zoom dalam G3X, keseluruhannya ada 22 model ampli beserta 22 model kabinet speakernya. Ke-14 merek tersebut adalah:
  1. Fender (FD COMBO, DELUXE-R, FD VIBRO, US BLUES)
  2. Vox (VX COMBO, VX JMI)
  3. Mesa Boogie (BG CRUNCH, BG DRIVE)
  4. Matchless (MATCH 30)
  5. Carr (CAR DRIVE)
  6. Two Rock (TW ROCK)
  7. Sound City (TONE CITY)
  8. Hiwatt (HW STACK)
  9. Orange (TANGERINE)
  10. Marshall (B-BREAKER, MS CRUNCH, MS 1959, MS DRIVE)
  11. Bogner (BGN DRIVE)
  12. Diezel (DZ DRIVE)
  13. Engl (ALIEN)
  14. Krank (REVO-1)

Minggu, 25 Mei 2014

Efek Tremolo Pada Zoom G3X

Tremolo memiliki beberapa arti yang berbeda, namun dalam kaitannya dengan efek gitar elektronik, maka tremolo berarti efek gitar yang dengan teratur dan cepat mengatur volume sinyal gitar membesar dan mengecil, menghasilkan efek suara yang 'gemetar'.

Efek ini banyak dijumpai dalam berbagai lagu top dari zaman dulu, contohnya seperti: Gimme Shelter oleh The Rolling Stones (1969), Heart of Glass-nya Blondie (1978), Turbo Lover oleh Judas Priest (1982), How Soon is Now? oleh The Smiths (1984), album Rhythmeen oleh ZZ Top (1996)...

Tremolo dari Zoom G3X didesain untuk melengkapi gitaris dengan efek tremolo klasik dengan tombol pengatur "Depth," "Rate," "Level" dan "Wave" tersendiri seperti banyak dijumpai pada pedal stompbox kompak.


Jumat, 18 April 2014

Compressor Pada Zoom G3X

Compressor pada prinsipnya adalah semacam penguat variable (automatic volume control) yang secara otomatis akan mempertahankan sinyal keluaran ke level yang 'konstan'. Sederhananya, nada yang lembut akan keluar menjadi lebih nyaring, dan nada yang nyaring akan menjadi lebih lembut.
MXR Dyna Comp: one of the first mass market stomp compressors

Kamis, 20 Februari 2014

Pedal Ekspresi dan Saklar Pedal pada Zoom G3X



Pada saat saya menerima Zoom G3X untuk pertama kalinya, saya sempat bingung dengan pedal ekspresi (expression pedal) alat ini, karena walaupun saya sudah menginjaknya dengan sangat keras sampai maksimum, namun flens atau tuas yang menonjol pada pedal tersebut yang gunanya untuk menekan saklar pedal (pedal switch) yang ada dibawahnya tetap tidak menyentuh pada saklar tersebut. Bahkan googling di internetpun tidak banyak informasi yang membahas mengenai pedal dan saklar ini.

Pada buku manual halaman 4 dan 5 kita dapat melihat saklar pedal yang saya maksud seperti di gambar bawah ini. Perhatikan gambar bagian kiri atas (klik gambar untuk melihat lebih jelas).



Selasa, 14 Januari 2014

Setumpuk ampli dan pedal efek gitar di tangan Anda


Bayangkan, apa yang akan Anda lakukan bila Anda diberi total 116 unit yang terdiri atas 22 unit ampli gitar, 22 buah kabinet speaker dan 94 buah stompboxes sebagai hadiah bila Anda membeli Zoom G3X? Mungkin Ada yang berjingkrak kegirangan dan langsung mencoba satu persatu alat tersebut, atau kebingungan harus mulai dari mana…. atau malah segera memborong habis semua Zoom G3X yang ada di toko?

Senin, 16 Desember 2013

Zoom G3X Multiefek Gitar Listrik pilihan untuk gitaris pemula (maupun profesional).



Multiefek gitar buatan Jepang ini menjadi unik ketika sebagai pemain gitar, Anda membutuhkan multiefek pedal yang powerful namun praktis digunakan.

Ukuran fisik yang kompak, fitur yang banyak, harga yang relatif murah, serta sound yang tidak mengecewakan, sangat cocok buat kita yang suka latihan di kamar ataupun merekam lewat komputer.

Sebagai pemula, efek yang akan kita operasikan haruslah mudah digunakan. Stompbox sangat mudah digunakan dan praktis buat latihan di kamar, namun efek yang dihasilkan hanya satu macam sesuai fungsinya dan bila membeli beberapa unit stompbox, akhirnya akan menjadi lebih mahal dan ribet antar-koneksinya.

Lalu kenapa saya memilih Zoom G3X, bukan Digitech, Boss, Line 6, Korg, dll? Berikut beberapa kelebihan yang membuat Zoom G3X menjadi pilihan tepat buat gitaris pemula dibanding multiefek lainnya:

  • Dapat dioperasikan menggunakan baterai. Zoom G3X membutuhkan 4 buah baterai AA alkaline untuk dapat bekerja lebih dari 6 jam. (Boss ME-70 membutuhkan 6 buah baterai AA alkaline, kebanyakan multiefek lainnya membutuhkan adaptor listrik baru bisa berfungsi)
  • Memiliki USB port, sebagai audio interface ke komputer (Line 6 POD HD 500 memang memiliki port input output yang super lengkap, namun harganya hampir tiga kali lipat Zoom G3X dan sayangnya tidak dapat dioperasikan dengan baterai)
  • Harga rp 1.800.000 sudah termasuk Drum machine dan looper. Satu-satunya multiefek yang memiliki semua fitur seperti di atas namun lebih murah adalah Zoom G3. Kekurangan dari Zoom G3 ini adalah tidak adanya expression pedal built in. Selisih harga G3X dengan G3 yang tidak sampai lima ratus ribu rupiah saja membuat pilihan jelas jatuh ke G3X (sebuah unit expression pedal seperti Yamaha FC-7 bisa berharga paling sedikit mendekati satu juta rupiah). 
  • Mudah untuk dipelajari/dioperasikan. Zoom G3X dapat dioperasikan layaknya Anda memiliki 6 buah stompbox yang dijejer di lantai. Tiap stompbox dapat dijejer sesuai urutan yang Anda kehendaki dan parameter tiap stompboxnya dapat diatur langsung menggunakan tombol putar fisik yang ada pada G3X. Kebanyakan multiefek yang mahal memiliki fitur yang sangat banyak dan kompleks hingga dibutuhkan waktu yang lama untuk dipelajari hingga dapat menguasai semuanya. Fitur-fitur itupun belum tentu akan digunakan apalagi oleh gitaris pemula/amatir.
  • Desain yang kompak. Dengan ukuran 175 x 323 x 66 mm dan berat cuma 1,6 kg, unit ini bisa digunakan di atas meja.
Selain itu, hal-hal standard yang selayaknya sudah ada pada sebuah multiefek sejak dulu tidak diabaikan oleh Zoom G3X adalah:

  1. built-in tuner. Rasanya tidak ada multiefek yang tidak memiliki tuner (untuk membantu menyetem gitar)
  2. Bodi terbuat dari logam sehingga tahan terhadap kerasnya dunia panggung dan tidak mudah rusak.
  3. Stereo output jack, serta output untuk headphone. Dua keluaran ini adalah wajib, artinya ini bukan fitur, tetapi kelengkapan yang sudah harus ada pada setiap unit multiefek. Bedanya hanya terletak pada apakah output headphonenya juga merangkap sebagai output L/mono atau ada colokan khusus untuk headphone.
  4. Control input untuk dihubungkan dengan external footswitch atau expression pedal. Adanya colokan ini memungkinkan kita untuk mengatur volume output dengan pedal atau mengatur tempo drum machine, looper, efek (delay atau reverb) dengan men-tap footswitch (menginjak-injak dengan kecepatan yang kita inginkan).

Tentu semua fasilitas yang dibutuhkan oleh gitaris profesional juga ada pada Zoom G3X ini, sehingga Anda tidak perlu kuatir bila permainan gitar Anda telah mencapai tingkat lanjut, multiefek ini akan tetap dapat menjadi teman Anda baik untuk dihubungkan dengan mixer rekaman dalam studio melalui konektor XLRnya atau untuk dihubungkan bersanding dengan stompbox atau efek-efek lainnya melalui jack input.

Bagaimana pendapat Anda tentang unit ini? Silakan beri komentar di bawah. Tulisan-tulisan saya berikutnya akan membahas lebih jauh tentang Zoom G3X ini, sampai jumpa.