Translate

Selasa, 01 September 2015

Modifikasi Roland G-707 untuk digunakan bersama Boss GP-10 (Revisi artikel bulan lalu)


Setelah mengamati dan mempelajari lebih jauh rangkaian G-707 dan membandingkan dengan rangkaian divided pickup Roland GK-3 serta rangkaian bus converter Roland BC-13, maka saya kembali melakukan operasi terhadap gitar G-707. Kali ini saya lebih 'berani' karena telah memahami detail rangkaian G-707 ini serta cara kerjanya terhadap Boss GP-10.

Untuk Anda yang ingin juga memodifikasi gitar 24-pin, khususnya Roland G-707 untuk dapat mengendalikan guitar synth dengan masukan 13-pin, khususnya Boss GP-10, maka berikut ini caranya:

Sabtu, 01 Agustus 2015

Modifikasi Roland G-707 untuk Digunakan bersama Boss GP-10

Boleh dibilang Roland adalah satu-satunya perusahaan pembuat alat musik yang konsisten mengembangkan dan membuat guitar synthesizer. Sejak awal pengembangannya hingga sekitar tahun 1988, untuk menghubungkan kontroller gitar ke modul synthesizer digunakan konektor dan kabel 24-pin. Namun mulai akhir tahun 80an, Roland mengganti konektor dan kabel tersebut dengan konektor dan kabel 13 pin, hingga sekarang konektor DIN 13-pin ini menjadi standar de facto untuk guitar synth.

Minggu, 19 Juli 2015

Efek Slicer pada Zoom G3X

Apa itu Slicer?


Sejauh yang penulis ketahui, efek slicer sudah ada pada Boss GT-3 dan Boss membuat stompbox khusus SL-20.

Slicer menginterupsi (memotong) suara gitar yang sedang Anda mainkan layaknya efek tremolo, namun slicer tidak hanya menginterupsi dengan pola on off seperti tremolo, tetapi juga terdapat beberapa pola yang berbeda seperti yang akan saya jelaskan berikut ini.

Selasa, 30 Juni 2015

Roland G-707 Vintage Guitar for Guitar Synthesizer

Kiri: gambar desain controller yang dipatenkan oleh Yoshiaki Hayashi dan Akira Matsui untuk Roland.
Kanan: gitar Roland G-707
Pada tahun 1984 Roland memperkenalkan synthesizer GR-700 dan gitar G-707 sebagai controllernya. Masa produksi gitar beserta synthesizer ini sekitar tahun 1984 hingga 1987. Roland membuat gitar controller ini dalam tiga warna, yakni perak, merah, dan hitam dengan finishing acrylic. Foto di atas adalah G-707 perak yang berubah menjadi hijau keemasan oleh reaksi kimia cat acrylic yang dimakan waktu.

Sabtu, 23 Mei 2015

Teori Senar Gitar Listrik

Setiap nada yang dihasilkan oleh gitar, bahkan nada yang sama pada senar yang berbeda dapat memiliki variasi kecil, yang sering ditonjolkan oleh pemain gitar dengan teknik vibrato atau bending atau dengan memainkan whammy bar.

Di tangan pemain berpengalaman, gitar listrik dapat menghasilkan bunyi yang sangat ekspresif dan unik layaknya seorang penyanyi. Tidak seperti keyboard di mana tiap not nada adalah fungsi diskrit tangga nada yang sudah ditentukan pada setiap tutsnya, gitaris dapat menghasilkan nuansa nada suara mikro (micro-tonality) yang tidak terbatas hanya pada not-not dalam tangga nada dan sebagai hasilnya, vibrato dan bending menjadi keunggulan istimewa dari pemain gitar.

Keunikan ini dihasilkan oleh hukum mekanik dan fisika dari seutas dawai logam yang dibentangkan di antara nut gitar (batang penyanggah dawai yang merupakan pembatas antara kepala dan leher gitar) dan bridge (gading pembatas). Karakter bunyi yang dihasilkan ditentukan oleh banyak faktor, diantaranya: panjang bentangan dawai, ukuran dawai, jenis atau bahan yang dipakai untuk membuat dawai, serta kekencangan bentangan dawai tersebut.

Rabu, 15 April 2015

New Sounds, New Era, New Inspiration - April 15

Hari ini, 15 April 2015, event pameran alat musik tahunan terbesar di Eropa, Musikmesse, akan digelar selama empat hari di Frankfurt, Jerman. Berbagai produk alat musik dan DJ yang baru akan diperkenalkan di pameran ini.

http://www.sweetwater.com/insync/big-tease-from-boss/?emore&utm_source=insync&utm_medium=email&utm_campaign=insync20150410
Godaan dari Boss
Yang menarik buat pecandu gitar adalah Roland/Boss menggoda dunia sejak beberapa hari yang lalu dengan video produk yang misterius. Produk ini sebentar lagi akan dipamerkan untuk umum di ajang pameran Musikmesse. Video yang kabur dan tidak banyak informasi ini mengarahkan khayalan kita ke synthesizer gitar yang lebih canggih dari Boss GP-10, dengan kemampuan MIDI dan modeling yang mampu membangkitkan nuansa tahun 80an.

Mungkinkah Roland memproduksi Boss SY-300 Guitar Synthesizer seperti foto di bawah ini?
SY-300 bisa digunakan dengan semua gitar biasa tanpa membutuhkan pickup khusus—hanya dengan menggunakan kabel gitar standard 1/4-inch Anda dapat memainkan nada-nada synthesizer polyphonic yang kaya dan ekspresif. Dengan tiga bagian synthesizer dan empat prosesor efek serta 0 ms latency mampu membentuk suara gitar Anda menjadi sama sekali baru dan berbeda.

Dilengkapi dengan display Graphic LCD, tiga saklar kaki yang dapat diatur peruntukannya, dan sebuah saklar kaki on/off. 70 ready-to-play preset patches dan 99 user patches untuk menyimpan program Anda. Gunakan BOSS Tone Studio pada komputer Anda untuk membuat dan menyimpan program suara atau mendownload patch dari BOSS Tone Central.

Kedengarannya too good to be true. Semoga ini bukan hoax, only time will tell. Penasaran? Silakan simak terus di: http://www.vguitarforums.com/smf/index.php?topic=14460.0;topicseen

Rabu, 01 April 2015

Beli Barang Dari USA



Sebagai pecinta gitar listrik, kadang kita harus beli barang dari USA karena tidak ada di Indonesia, apa lagi di pulau "terpencil" seperti pulau Sulawesi tempat saya tinggal, karena kebanyakan aksesori penunjang bergitar yang saya inginkan, apalagi yang hi-tech cuma ada di "luar sana".

Minggu, 29 Maret 2015

Boss GP-10 sebagai Synthesizer Gitar Roland GR-300

Emulasi Roland GR-300 Polyphonic Guitar Synthesizer
Boss GP-10 yang mungil ini merupakan prosesor gitar serba bisa. Bagian multi-effectnya sudah pernah kita bahas pada artikel bulan Nopember 2014 lalu. Kali ini kita akan melihat bagaimana Boss GP-10 bisa berfungsi sebagai Roland GR-300 yang legendaris tersebut, menggunakan gitar dengan pickup GK-compatible mengaktifkan bagian instrument modelling.

Pada bagian prosesor instrument modeling, ada lima jenis modeling yang bisa kita pilih, yaitu:
  1. Gitar listrik; mensimulasi dua belas macam gitar listrik papan atas
  2. Akustik; mensimulasi sembilan model gitar akustik, termasuk banjo dan sitar
  3. Bass; mensimulasi tiga jenis gitar bass
  4. Synthesizer; ada tiga pilihan, yakni: Roland GR-300, OSC, atau Wave 
  5. Poly FX; ini fungsinya mirip dengan pedal gitar Roland GR-D atau GR-S, di mana masing-masing senar gitar diproses secara terpisah (Distortion, Crystal, Rich Modulation, Slow Pad, Touch Wah) sebelum digabung untuk diteruskan ke output, atau diproses selanjutnya.
Kita akan membahas lebih detail semua kemampuan instrument modeling ini di lain waktu, namun kesempatan kali ini mari kita fokus khusus tentang synthesizer, khususnya bagaimana men-emulasi GR-300 dengan menggunakan Boss GP-10.

Minggu, 15 Februari 2015

Gitar Ibanez ART200FM TK

Menyambung artikel saya bulan lalu tentang gitar dengan pickup hexaphonic, maka artikel kali ini masih menyangkut tentang gitar yang akan saya pilih untuk diinstall Roland GK-3.

Sebelumnya, saya telah memasang Roland GK-3 pada gitar Yamaha Pacifica 510V. Namun hasilnya kurang memuaskan, pickup tersebut sering terangkat (goyang) mungkin karena cara saya memasangnya salah. Belum lagi jarak antara pickup terlalu dekat dengan bridge menyebabkan ruang untuk pemasangan pickup GK-3 tidak ideal (lebar pickup GK-3 hampir sembilan milimeter, jadi paling tidak harus ada jarak bersih minimum 9 mm atau lebih antara bridge dengan pickup treble supaya pemasangan pickup GK-3 ini bisa lebih mudah dan leluasa).

Jarak pickup ke bridge yang terlalu dekat akan menyulitkan pemasangan Roland GK-3
Untuk memilih gitar yang rencananya akan saya pasang Roland GK-3, saya melakukan research toko online yang menjual gitar dengan model atau type Les Paul atau sejenisnya termasuk model SG, dan membandingkan pilihan merek yang tersedia. Beberapa merek yang sempat menarik perhatian saya antara lain Ibanez (mungkin merek ini yang paling banyak dijual di tanah air), Cort, Epiphone, ESP LTD, PRS, Gretsch, Rick Hanes, dll.

Sabtu, 31 Januari 2015

Hi-Tech guitar dengan keluaran 13 Pin (GK Ready Guitars)

Pickup hexaphonic atau biasa juga disebut divided pickup adalah pickup dengan enam keluaran (untuk masing-masing senar pada gitar). Pickup ini bisa berupa elektromagnetik (pasif), maupun piezo (aktif).

Roland telah menciptakan beberapa model pickup hexaphonic yang bisa dipasang pada kebanyakan gitar pada umumnya. Yang terbaru diberi nama GK-3 seperti tampak pada gambar berikut.


Namun banyak pula gitar yang dijual built-in dengan pickup seperti ini atau yang kompatibel, misalnya: