Translate

Rabu, 01 April 2015

Beli Barang Dari USA



Sebagai pecinta gitar listrik, kadang kita harus beli barang dari USA karena tidak ada di Indonesia, apa lagi di pulau "terpencil" seperti pulau Sulawesi tempat saya tinggal, karena kebanyakan aksesori penunjang bergitar yang saya inginkan, apalagi yang hi-tech cuma ada di "luar sana".

Minggu, 29 Maret 2015

Boss GP-10 sebagai Synthesizer Gitar Roland GR-300

Emulasi Roland GR-300 Polyphonic Guitar Synthesizer
Boss GP-10 yang mungil ini merupakan prosesor gitar serba bisa. Bagian multi-effectnya sudah pernah kita bahas pada artikel bulan Nopember 2014 lalu. Kali ini kita akan melihat bagaimana Boss GP-10 bisa berfungsi sebagai Roland GR-300 yang legendaris tersebut, menggunakan gitar dengan pickup GK-compatible mengaktifkan bagian instrument modelling.

Pada bagian prosesor instrument modeling, ada lima jenis modeling yang bisa kita pilih, yaitu:
  1. Gitar listrik; mensimulasi dua belas macam gitar listrik papan atas
  2. Akustik; mensimulasi sembilan model gitar akustik, termasuk banjo dan sitar
  3. Bass; mensimulasi tiga jenis gitar bass
  4. Synthesizer; ada tiga pilihan, yakni: Roland GR-300, OSC, atau Wave 
  5. Poly FX; ini fungsinya mirip dengan pedal gitar Roland GR-D atau GR-S, di mana masing-masing senar gitar diproses secara terpisah (Distortion, Crystal, Rich Modulation, Slow Pad, Touch Wah) sebelum digabung untuk diteruskan ke output, atau diproses selanjutnya.
Kita akan membahas lebih detail semua kemampuan instrument modeling ini di lain waktu, namun kesempatan kali ini mari kita fokus khusus tentang synthesizer, khususnya bagaimana men-emulasi GR-300 dengan menggunakan Boss GP-10.

Minggu, 15 Februari 2015

Gitar Ibanez ART200FM TK

Menyambung artikel saya bulan lalu tentang gitar dengan pickup hexaphonic, maka artikel kali ini masih menyangkut tentang gitar yang akan saya pilih untuk diinstall Roland GK-3.

Sebelumnya, saya telah memasang Roland GK-3 pada gitar Yamaha Pacifica 510V. Namun hasilnya kurang memuaskan, pickup tersebut sering terangkat (goyang) mungkin karena cara saya memasangnya salah. Belum lagi jarak antara pickup terlalu dekat dengan bridge menyebabkan ruang untuk pemasangan pickup GK-3 tidak ideal (lebar pickup GK-3 hampir sembilan milimeter, jadi paling tidak harus ada jarak bersih minimum 9 mm atau lebih antara bridge dengan pickup treble supaya pemasangan pickup GK-3 ini bisa lebih mudah dan leluasa).

Jarak pickup ke bridge yang terlalu dekat akan menyulitkan pemasangan Roland GK-3
Untuk memilih gitar yang rencananya akan saya pasang Roland GK-3, saya melakukan research toko online yang menjual gitar dengan model atau type Les Paul atau sejenisnya termasuk model SG, dan membandingkan pilihan merek yang tersedia. Beberapa merek yang sempat menarik perhatian saya antara lain Ibanez (mungkin merek ini yang paling banyak dijual di tanah air), Cort, Epiphone, ESP LTD, PRS, Gretsch, Rick Hanes, dll.

Sabtu, 31 Januari 2015

Hi-Tech guitar dengan keluaran 13 Pin (GK Ready Guitars)

Pickup hexaphonic atau biasa juga disebut divided pickup adalah pickup dengan enam keluaran (untuk masing-masing senar pada gitar). Pickup ini bisa berupa elektromagnetik (pasif), maupun piezo (aktif).

Roland telah menciptakan beberapa model pickup hexaphonic yang bisa dipasang pada kebanyakan gitar pada umumnya. Yang terbaru diberi nama GK-3 seperti tampak pada gambar berikut.


Namun banyak pula gitar yang dijual built-in dengan pickup seperti ini atau yang kompatibel, misalnya:

Sabtu, 24 Januari 2015

Internet Banking KlikBCA

So many guitars, so.....  bayar aja pakai KlikBCA!
Kali ini kita membahas bagaimana membayar secara online alat-alat musik seperti gitar atau multiefek,. Read on...

Berbelanja secara online sudah semakin lumrah dan bahkan menjadi pilihan utama buat membeli barang-barang khusus seperti alat-alat musik, sound system, ataupun spare part gitar listrik. Hal ini selain lebih mudah, terutama sekali karena biasanya alat yang kita cari tidak tersedia di toko dekat tempat kita tinggal.

Untuk melakukan belanja online ini, kita memerlukan jasa perbankan sebagai pihak yang merealisasikan proses pembayarannya.

Saya membuat artikel ini untuk membantu memudahkan saya, dan nasabah Bank BCA pada umumnya untuk bertransaksi secara modern dengan bank raksasa ini, khususnya pengguna klikBCA.

Kamis, 25 Desember 2014

MetalWorld


MT-2 Metal Zone™ adalah salah satu pedal buatan Boss yang paling populer sejak diperkenalkan pada tahun 1991. Menurut Boss, stompbox ini menghasilkan nada distorsi yang paling top dan paling gila sedunia—dengan mid dan low yang tebal dan suara ultra-jenuh yang disukai para gitaris metal (termasuk gitaris Dangdut). Beberapa fiturnya sebagai berikut:
  • Suara distorsi yang luar biasa dengan keunikan rangkaian penguatan dua lapis.
  • Menghasilkan sustain yang panjang dengan mid dan low yang berat
  • Ekualiser tiga band dengan kontrol mid yang semi-parametric
Ingin mencoba bermain-main dengan MT-2 Metal Zone™, maka saya keluarkan kotak perkakas serbaguna, Zoom G3X. Di dalamnya saya temukan MetalWRLD, efek yang mensimulasi Boss MT-2 Metal Zone™ minus ekualiser tiga bandnya.

Jumat, 28 November 2014

Efek-efek yang ada dalam Boss GP-10


Kotak kecil berwarna kuning menyala ini memiliki kemampuan luar biasa, bisa sebagai multiefek biasa, maupun sebagai synthesizer gitar, atau mengemulasi suara instrumen berdawai, serta menawarkan fitur tuning alternatif instan.

Mari kita mengenal lebih dekat GP-10 ini:

Jumat, 17 Oktober 2014

Boss GP-10; Expanding the Tonal Palette of Your Guitar

Baru baru ini (pertengahan tahun 2014), Boss, anak perusahaan Roland, meluncurkan produk efek gitar: Boss GP-10. Alat ini selain berfungsi sebagai multiefek untuk gitar listrik biasa, bila menggunakan kabel dan pickup Hexaphonic GK-3 Roland (atau yang kompatibel), maka GP-10 memungkinkan Anda untuk menghasilkan berbagai suara gitar listrik, akustik, banjo, gitar dengan 12 senar, atau bass, dan bahkan synthesizer analog. Bukan itu saja, Anda dapat mengubah tuning gitar Anda dalam sekejap dengan berbagai tuning berbeda tanpa harus memutar-mutar atau mengubah tuner gitar Anda, misalnya open-G atau drop-D tuning yang sering digunakan dalam musik rock keras atau metal. Sebagai alat serba bisa, GP-10 juga berfungsi sebagai pedal gitar multiefek layaknya Zoom G3X.
Unboxing the future
1. Sebagai multiefek
Sama seperti multiefek gitar lainnya, Boss GP-10 adalah multiefek yang memiliki berbagai efek seperti: overdrive, limiter, wah wah, phaser, flanger, tremolo, chorus. delay, reverb, harmonist, pitch shifter, dan lain sebagainya. Juga dilengkapi dengan 30 macam amp modeling dan dilengkapi dengan pedal ekspresi dan USB. Namun multiefek ini unik, karena memiliki masukan 13 pin untuk pickup khusus seperti: Roland GK-3, Graphtech Ghost, RMC, Fishman, dan sebagainya.

2. Sebagai gitar modeling
GK-3 yang terpasang pada Yamaha 510V
Bila gitar kita dilengkapi dengan divided pickup seperti Roland GK-3, maka Boss GP-10 ini dapat mengubah suara gitar kita menjadi berbagai macam gitar (ada 9 macam gitar akustik, 12 macam gitar listrik, dan 3 macam bass gitar).

3. Sebagai synthesizer
Roland GR-300 Analog Guitar Synthesizer
Dengan pickup Roland GK-3 kita dapat memainkan gitar kita sebagai synthesizer GR-300. Pickup GK-3 sebagai synthesizer dapat dicampur bersama suara gitar dari pickup standard gitar kita, memungkinkan kita berduet dengan diri kita sendiri. Hal yang sama juga dapat kita lakukan berduet dengan gitar modeling, misalnya gitar kita duet dengan salah satu gitar akustik atau gitar listrik yang berbeda.

4. Tuning alternatif instan
Cukup dengan satu gitar yang telah kita tune standar dengan benar dan Boss GP-10, kita sudah dapat berganti-ganti tuning dalam sekejap mata ke open G atau drop D atau tuning seaneh apapun tanpa menyentuh tuner gitar kita, memungkinkan kita memainkan lagu Smoke On The Water dan Honky Tonk Woman berturut-turut tanpa re-tuning atau berganti gitar.

Bagi Anda yang tertarik, GP-10 dijual dalam dua kemasan yakni GP-10S (GP-10 tanpa kabel dan pickup GK-3) dengan harga USD 399 dan GP-10GK (GP-10 dengan kabel dan pickup GK-3) dengan harga USD 499. Produk ini telah tersedia di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi distributor resmi Roland/Boss di Indonesia, atau Destiny Sound-Jakarta (WhatsApp: 089611000909 harganya di bawah 6 juta rupiah).

Boss GP-10 dan Zoom G3X, kecil tapi dasyat

Senin, 06 Oktober 2014

Mari Mengenal Ekualiser pada Zoom G3X

Ekualiser, (biasa disingkat EQ), adalah tapis atau filter yang digunakan untuk mengatur level atau volume frekuensi tertentu dari sinyal audio. EQ yang paling sederhana sering kita jumpai dalam bentuk pengatur nada bass dan trebel atau biasa disebut dengan tone control, yang memungkinkan kita untuk mengatur warna suara mulai dari sound system mobil sampai gitar listrik.

Untuk memudahkan kita mengatur warna suara gitar kita, maka Zoom G3X menyediakan dua macam EQ, yakni:
  1. GraphicEQ atau Graphic Equalizer
  2. ParaEQ atau Parametric Equalizer

Senin, 01 September 2014

"Noise" Dilarang Lewat!

Noise, dengung, atau bunyi bising yang tidak dikehendaki sering menyertai sinyal gitar listrik, terutama yang menggunakan pickup single coil, hal ini bisa sangat mengganggu apalagi bila telah melewati efek booster atau overdrive yang ikut menguatkan noise tersebut. Jauhi perangkat elektronik yang dapat memancarkan gelombang radio yang dapat ditangkap oleh gitar Anda, atau posisikan gitar agar noise yang tertangkap seminim mungkin. Namun bila tetap saja ada noise yang tidak dapat dihilangkan, maka cara terakhir adalah dengan menggunakan noise gate atau noise suppressor.
Dalam unit Zoom G3X kita diberi tiga pilihan unit penekan noise, yakni:
  1. ZNR (Zoom Noise Reduction)
  2. NoiseGate, dan
  3. DirtyGate