Translate

Sabtu, 01 Agustus 2015

Modifikasi Roland G-707 untuk Digunakan bersama Boss GP-10

Boleh dibilang Roland adalah satu-satunya perusahaan pembuat alat musik yang konsisten mengembangkan dan membuat guitar synthesizer. Sejak awal pengembangannya hingga sekitar tahun 1988, untuk menghubungkan kontroller gitar ke modul synthesizer digunakan konektor dan kabel 24-pin. Namun mulai akhir tahun 80an, Roland mengganti konektor dan kabel tersebut dengan konektor dan kabel 13 pin, hingga sekarang konektor DIN 13-pin ini menjadi standar de facto untuk guitar synth.

Dengan mengganti konektor 24-pin menjadi 13-pin, Roland memindahkan kontrol filter. resonance. dan LFO ke modul synthesizer dan membuat unit pickup hexaphonic yang lebih ringkas dan mudah dipasang pada kebanyakan gitar pada umumnya, contohnya Roland GK-3 divided pickup.

Guitar synth controller keluaran sebelum tahun 1990 seperti Ibanez IMG2010 atau Roland G-707 memiliki keluaran 24 pin yang tidak bisa begitu saja dicolok ke guitar synthesizer moderen seperti VG-99, GR-55, atau Boss GP-10. Untuk itu Roland membuat konverter 24 pin ke 13 pin, yaitu Roland BC-13.

Gambar 1: Roland BC-13 Bus Converter

Dengan adanya konverter 24-pin ke 13-pin ini maka gitar seperti Roland G-707 bisa mengontrol prosesor synthesizer modern seperti Boss GP-10 dengan menggunakan kabel Roland C-13 yang biasa kita kenal (kabel ini sering disebut juga kabel MIDI padahal gitar dengan keluaran 13-pin sama sekali tidak mengenal dan berkomunikasi dengan protokol MIDI).

Bagi Anda yang memiliki gitar synth controller dengan keluaran 24 pin seperti Ibanez IMG2010, Roland G-707, G-202/303/505/808, ataupun Hamer A7 Phantom, Pedulla XJ-S, dsb; terutama yang kabel 24-pinnya telah hilang atau modul synthesizernya telah rusak, dan kesulitan mendapatkan konverter 24-pin ke 13-pin, bisa memodifikasi keluaran pada gitar tersebut supaya dapat digunakan dengan guitar synth dengan masukan 13-pin seperti GR-55 atau GP-10.

Untuk itu pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi cara memodifikasi elektronik gitar Roland G-707 sehingga dapat digunakan untuk mengendalikan guitar synth moderen seperti layaknya gitar dengan keluaran 13 pin lainnya.

Untuk mengubah keluaran 24-pin ke 13-pin kita harus memahami fungsi dari pin konektor 13-pin pada guitar synth processor dan skema rangkaian elektronik gitar G-707.
Berikut gambar data dari konektor 13-pin:


Gambar 2: Penomoran soket konektor 13-pin dilihat dari bagian depan


Sedangkan skema elektronik gitar G-707 adalah sebagai berikut:

Gambar 3: Skema rangkaian elektronik G-707
Perhatikan tanda berwarna merah: pindahkan kaki R15 yang terhubung ke soket G1 kaki nomor 3 ke soket G1 kaki nomor 1
Setelah saya periksa ulang dengan skema rangkaian Roland GK-3, ada dua hal yang harus dimodifikasi pada skema rangkaian di atas, yakni:

  • Komponen sekitar saklar MODE. R19 dan R20 harus dicopot, atau ganti dengan kapasitor kecil seperti 10nF dan ujung R18 dilepas dari tegangan positif +Vcc pindah ke jalur ground.
  • Bila kita perhatikan skema di atas, sinyal gitar yang akan kita ambil pada soket G3 kaki nomor 5 berasal dari setengah op-amp IC4 yang masukannya langsung dari pickup gitar, tidak melalui TONE dan VOLUME control. Untuk itu perlu sedikit perubahan seperti yang ditunjukkan garis warna merah pada skema di atas dengan cara melepas kaki R15 yang terhubung ke soket G1 kaki nomor tiga (GT PU) dan menyoldernya ke jalur yang berhubungan dengan soket G1 kaki nomor satu (GT OUT), dalam hal ini saya sambungkan dengan kabel ke kaki tengah dari potensio VOLUME (lihat foto berikut ini). Boleh juga sekalian ganti resistor R15 dengan 560kOhm dan R14 dengan 1,5MOhm untuk mengurangi efek 'tone suction'.


Gambar 4: Kiri: satu kaki R15 dilepas dan kanan: disambung langsung ke output VOLUME control VR6

Pada bagian sebelah kanan dari skema (gambar 3) di atas terlihat nama serta urutan nomor kaki soket G2 dan G3 serta hubungannya dengan konektor kabel 24 pin. Untuk dapat mengenali yang mana urutan kaki soket tersebut pada PCB lihat posisi soket yang berwarna hitam pada PCB hijau serta hubungannya dengan diagram yang saya gambar di atas kertas di sampingnya seperti foto (gambar 5) di bawah ini.
Gambar 5: Diagram antar hubungan soket G2 dan G3 pada PCB G-707 yang akan disolder dengan konektor 13-pin

Karena gitar G-707 tidak akan kita gunakan lagi dengan synthesizer model lama, maka pita kabel konektor 24 pinnya kita copot dari soket G2 dan G3 dan sebagai gantinya kita solder langsung konektor 13-pin ke kaki soket G2 dan G3 menggunakan kabel pita 14 core atau kabel halus lainnya yang sesuai seperti tampak pada foto berikut:

Gambar 6: Kiri adalah foto soket G2 dan G3, kanan: konektor 13-pin betina

Berikut antar hubungan kaki konektor 13 pin dengan kaki soket G2 dan G3 yang harus kita solder dengan benar:
  1. Signal for string 1 disolder ke soket G2 kaki nomor dua (# 1 SIG)
  2. Signal for string 2 disolder ke soket G3 kaki nomor empat (# 2 SIG)
  3. Signal for string 3 disolder ke soket G3 kaki nomor tiga (# 3 SIG)
  4. Signal for string 4 disolder ke soket G2 kaki nomor satu (# 4 SIG)
  5. Signal for string 5 disolder ke soket G3 kaki nomor satu (# 5 SIG)
  6. Signal for string 6 disolder ke soket G3 kaki nomor dua (# 6 SIG)
  7. Guitar output disolder ke soket G3 kaki nomor lima (GT SIG)
  8. Synth volume disolder ke soket G2 kaki nomor enam (COF CV)
  9. NC tidak disolder ke mana-mana
  10. SW1 disolder ke soket G3 kaki nomor enam (MODE 1)
  11. SW2 disolder ke soket G2 kaki nomor tiga (MODE 2)
  12. +7V disolder ke soket G2 kaki nomor sebelas (+15)
  13. -7V disolder ke soket G3 kaki nomor duabelas (-15)
Shield konektor 13-pin berfungsi sebagai ground sehingga harus disolder ke G2 kaki nomor sembilan atau sepuluh atau ground PCB.
Setelah modifikasi, maka fungsi tombol pengatur pada gitar G-707 akan berubah seperti gambar di bawah yang saya cuplik dari manual Roland BC-13, Tombol balance, resonance/edit, vibrato depth, serta touch plate A dan B tidak berfungsi lagi dan tidak akan digunakan, sementara tombol Cutoff Frequency berubah fungsi menjadi Synth Volume. Modifikasi saya di sini tidak memanfaatkan tombol resonance/edit sebagai 'saklar' pemilih Guitar/Mix/Synth, karena modifikasi kali ini diupayakan sesederhana mungkin.
Gambar 7: Kiri: G-707 original control knobs function. Kanan: fungsi tombol kontrol setelah modifikasi

Dengan petunjuk dan foto di atas, saya yakin tanpa kemampuan membaca rangkaian elektronikpun kita dapat melakukan modifikasi ini. Namun karena titik yang akan disolder sangat dekat/rapat, maka dibutuhkan peralatan dan ketrampilan menggunakan solder yang cukup baik.

Untuk membuat pelat panel tempat konektor 13-pin ini dipasang, saya menggunakan bekas casing komputer yang saya potong menggunakan Dremel serta membuat lubang yang dibutuhkan dan mengecatnya dengan warna hitam seperti terlihat pada gambar 8.

Dari melakukan proyek modifikasi ini, ternyata tantangan terbesarnya adalah untuk mendapatkan konektor DIN 13-pin. Selain kesulitan dalam menemukan konektor ini, harganya ternyata tidak murah, saya memesan dari luar negeri dengan harga sekitar sembilan puluh ribu rupiah untuk satu konektor betina saja.
Alternatif dari konektor DIN 13-pin, bisa saja kita ganti dengan konektor 15-pin DE-15 connector yang biasa kita kenal sebagai konektor VGA pada komputer, tinggal kita sesuaikan saja urutan pinnya. Selain mudah didapat (banyak dijual di toko elektronik atau toko komputer), konektor ini lebih kokoh dan harganya pun jauh lebih murah (sekitar tiga ribu rupiah saja!).
Gambar 8: Konektor komputer VGA DE-15 di atas tutup belakang gitar G-707 yang telah terpasang pelat untuk konektor DIN 13-pin.

Dengan menggunakan konektor VGA DE-15, tentunya kabel Roland 13-pin Anda juga harus disesuaikan, namun itu cerita lain yang tidak kita bahas kali ini.

Setelah memeriksa kembali dengan seksama jangan sampai ada yang salah dalam menyambung rangkaian seperti yang dijelaskan di atas, dan mengujicoba hasil modifikasi ini, maka tibalah waktunya memasang kembali semua komponen gitar ketempatnya semula dan hasilnya tampak seperti gambar di bawah ini.
Gambar 9: PCB terpasang dalam bodi gitar dan siap ditutup. Tampak rongga bodi gitar yang saya lapisi dengan copper foil untuk mencegah noise.
Gambar 10: G-707 dengan konektor 13-pin

Sebagai catatan yang semestinya sudah harus dipahami adalah bahwa artikel ini hanyalah untuk referensi saja, semua akibat dari modifikasi yang Anda lakukan, walau telah sesuai dengan petunjuk dalam artikel ini adalah diluar tanggung jawab penulis.

Bila masih ada yang kurang jelas. silakan poskan komentar Anda di bawah ini, saya akan upayakan menjawab semua pertanyaan Anda sehubungan dengan proyek modifikasi ini, sampai jumpa.

11 komentar:

  1. Ups...! hampir lupa mengucapkan terima kasih kepada Wayne Scott Joness, pakar teknologi synthesizer gitar dunia, untuk inspirasi dan hasil karyanya yang luar biasa yang bisa dilihat di websitenya: http://www.joness.com/gr300/G-707.html. Semua informasi tentang G-707 yang saya gunakan dalam artikel ini saya peroleh dari website beliau.

    BalasHapus
  2. Setelah mengujicoba modifikasi pada artikel ini dengan menggunakan Boss GP-10, ada beberapa hal yang tidak berjalan dengan baik, oleh sebab itu saya mengusulkan Anda untuk membaca perbaikan modifikasi saya pada artikel berikut: http://kandani.blogspot.co.id/2015/09/modifikasi-roland-g-707-untuk-digunakan.html.
    Semoga pengalaman saya ini bermanfaat.

    BalasHapus
  3. Salam kenal bos...mohon bantuannya...Roland GK3 Pickup sy no signal di senar 1 dan 2...dan Low tone di senar 5.
    Apakah itu karena kerusan kabel midi 13 pin atau problem dari pickupnya sendiri?
    Thnx...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai, salam kenal juga......
      Pickup GK3 jarang bermasalah, kemungkinan besar koneksi kabelnya yang buruk sehingga sinyalnya hilang atau melemah.

      Solusinya:
      pertama-tama, coba pastikan kabel penghubung GK3nya masih baik (tidak terlipat atau ada kabel di dalamnya yang sudah putus).

      Bila tidak ada yang rusak (bisa dipastikan juga dengan menggunakan multimeter pada kedua ujung pin nomor 1, 2, dan 5 seperti gambar 2 di atas), maka mungkin kontak antar soket jack dan plug 13 pinnya yang tidak bagus/berkorosi pada salah satu ujung kabel (ujung ke gitar atau ujung ke prosesor). Untuk itu semprotkan kontak cleaner (dapat dibeli di toko elektronik) pada ujung kabel penghubung, sambil men-colokan dan cabut beberapa kali kabel ke soketnya untuk membuat gesekan yang akan melepaskan kotoran/korosi yang masih melengket pada pin tersebut.
      Lakukan hal ini pada kedua ujung kabel, baik sisi ke gitar maupun sisi ke prosesor, untuk memastikan bahwa semua koneksi bersih dan memiliki kontak yang bagus.

      Mudah-mudahan dapat memecahkan masalah Anda, salam.

      Hapus
  4. Saya kesulitan dengan soket13pin din
    Ada kah yang jual?
    Untuk gk2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Soket DIN 13-pin bisa diperoleh dari Peter Harris aka Gumbo di: http://www.vguitarforums.com/smf/index.php?topic=8888.msg83190#msg83190

      Hapus
  5. Gan mau tanya nih, ane pke roland GR55 tp klo gerak2 muncul suara noise trus biasa senar nya bunyi gk beraturan. Padahal kabel midi nya sdh ane kasi lakban di bagian ujung nempel ke body gtr dan ujung satu ny lg nempel d effect roland ny, tujuan nya biar gk goyang tp knp masih noise ya gan. Mohon bantuan nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pertama-tama, kabel dan konektor DIN 13 pin ini adalah titik lemah dari sistem Roland guitar synth. Suara noise yang muncul diakibatkan karena kontak antara kabel GK 13 pin dengan soketnya tidak bagus, terutama koneksi groundnya. Lakban tidak menjamin dan tidak bisa menggantikan timah solder.

      Kalau noise yang dimaksud hanya muncul pada saat gitar bergerak dan ada sinyal tanpa noise bila gitar tidak bergerak, maka bisa dipastikan masalahnya adalah kontak yang saya sebutkan di atas. Coba bersihkan konektor (plug dan soketnya pada sisi gitar dan sisi GR-55) dengan menyemprot contact cleaner (pilih yang cepat kering) yang biasa dijual di toko komponen elektronik.

      Masalah kedua adalah mungkin kontak ground (lingkaran besi pada kabel) dengan lidah pengait pada soket konektor GK (lihat gambar 2 pada artikel di atas), baik di gitar maupun yang di GR-55 sudah longgar sehingga sedikit gerak saja bisa mengganggu koneksi ground ini, untuk itu, saya sarankan mengganti kabel GK dengan yang berkualitas lebih bagus misalnya seperti http://gittlerinstruments.com/product/d13-cable atau http://coolnovelties.co.uk/coolnovelties/audio-hi-fi-cables/115-13-pin-din-male-plug-to-male-plug-midi-cable-roland-gkc-equivalent.html.

      Kalau senar bunyi nggak beraturan diakibatkan karena setup gitarnya (fret buzz, intonasi yang tidak benar) atau cara pasang pickup GK-3nya ada yang salah. Saya akan coba bahas tentang setup pickup hexaphonic ini pada artikel mendatang, so please stay tuned.

      Demikian kira-kira, bila kurang jelas silakan ditanyakan lagi. Semoga bisa memecahkan masalahnya.

      Salam

      Hapus
    2. Oh brarti kabel nya yan, soal nya walau posisi gk gerak asal tu kabel d sentuh dikit aja walau d sentuh d bagian tengah wah langsung tu noise nya parah. Ok gan thanks utk info nya y gan. Respon nya jg cepet. Sukses slalu y gan

      Hapus
  6. Salam kenal pak Yohanes, saya melihat blog dan ingin belajar lebih jauh. Sudah 10 tahun lebih saya punya ibanez IMG2010, tapi kemarin baru ketemu orang yang jual GR700 jadi saya baru beli. namun mesinnya masih belum berfungsi secara optimal. apakah bapak memberikan arahan?
    terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin ada bagian elektronik dari gitar IMG2010 yang kotor/berkarat atau mungkin juga mesin GR700nya yang bermasalah mengingat perangkat ini sudah berusia puluhan tahun, perlu perawatan atau service dengan memeriksa elektronik bagian dalam. Mohon maaf, tidak banyak yang bisa saya bantu bila tidak menyentuh langsung perangkatnya.

      Semoga JTjakra saat ini sudah berhasil mengatasi masalahnya.

      Salam.

      Hapus